Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2026

Residu.

Gambar
Aku mencintai diriku yang dulu dengan diam, seperti senja mencintai langit tepat sebelum ia menghilang. Tanpa drama. Hanya penerimaan, dan perpisahan berbentuk luka yang masih berbekas. Mereka menyebutnya melangkah pergi. Namun rasanya lebih seperti aku tetap berdiri di tempat, sementara segala yang bermakna perlahan berjalan menjauh. Bahkan saat seluruh dunia menatapku remeh, aku menunduk bukan karena kalah, melainkan sebagai penghormatan. Bagi diriku,  yang bertahan melewati masa paling gelap. Perpisahan ini nyaman, bukan karena ia tak menyakitkan, melainkan karena ia mengajarkanku cara melepaskan tanpa membenci diriku sendiri yang pernah ingin mati.