Memori yang Masih Bersenandung.


Hari-hari bergerak ke depan, namun ada bagian yang diam di tempat yang sama.

Tidak ada yang kembali, namun tidak semuanya benar-benar pergi.

Dan entah kenapa,
di tengah segala yang terasa menyiksa, masih ada bagian kecil yang bertahan, menikmati yang sementara, seolah itu cukup untuk kita agar terus hidup.

Karena, segala yang terasa abadi, perlahan akan berubah menjadi sementara.

Maka, perlu rasanya belajar menikmati yang ada, tanpa menuntutnya untuk menetap.

Menggenggam seperlunya,
dan melepas dengan harmoni hati yang menerima.

Pahami, bahwa yang singkat pun bisa cukup, jika sempat dirasakan dengan tulus.

Bergema, sampai selamanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Versi.

Sienna.

Aku Cinta dari Dua Orang yang Tak Lagi Saling Menyebut Nama.